LightBlog

Monday, March 28, 2011

Bersyukur Yuk !!!

Begitu Mudahnya kita melupakan ALLAH disaat kita diliputi kebahagiaan. “Ingatlah ALLAH disaat kita senang, maka ALLAH akan mengingat kita diwaktu kita susah.”

Siapa sebenarnya yang tidak adil, kita atau ALLAH?, dengan begitu mudahnya hujatan demi hujatan, serta pertanyaan demi pertanyaan keluar dari mulut kita diwaktu kita mendapatkan masalah. “Kenapa ini terjadi sama saya?, katanya ALLAH Maha Adil, Maha Penyayang, Maha Pengasih, tapi kok membiarkan ini terjadi sama saya?.

Padahal apa yang terjadi sama kita belum seberapa dibandingkan Rahmat dan Kasih sayang ALLAH yang sudah kita terima, baik secara sadar ataupun tidak.

Saudaraku, marilah kita sama-sama flash back kembali ingatan kita sewaktu kita terlahir ke dunia ini, dan ketika kita mulai mampu mengingat segala kejadian. Apa pernah kita meminta kepada ALLAH supaya kita terlahir ke dunia dengan sehat dan selamat?, sedangkan banyak bayi-bayi terlahir yang mereka belum sempat membuka mata untuk melihat indahnya dunia, tapi mereka harus merelakan nyawanya dipanggil kembali oleh ALLAH. Apa pernah kita meminta kepada ALLAH untuk rela memberikan sedikit oksigen-Nya, supaya kita bisa leluasa bernafas san menghirup udara?, sedangkan begitu banyak saudara-saudara kita yang jika ingin bernafas, mereka harus rela mengeluarkan hartanya (uang) untuk membeli oksigen supaya bisa tetap hidup. Itu hanya sebagian kecil nikmat ALLAH yang kita terima.

Al-Qur’an menerangkan “Sekiranya kamu menghitung-hitung nikmat ALLAH, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya”. Logikanya, jika sesuatu sudah tidak bisa terhitung, maka menandakan sesuatu itu banyak, sehingga sulit untuk menghitungnya.

Tulisan sangat sederhana ini mencoba mengajak dan mengingatkan. Janganlah kita mudah terpedaya oleh masalah sesaat, sehingga dengan begitu mudahnya kita mencaci dan memaki ALLAH, yang padahal banyak jalan keluar dari masalah kita itu jika kita mau berpikir, berusaha dan berdo’a meminta jalan keluar kepada ALLAH. Ingatlah, syetan akan selalu berusaha untuk menyesatkan kita dari jalan lurus yang kita tempuh. Maka ber-dzikir-lah untuk mengingat ALLAH, jangan biarkan pikiran kita kosong, sehingga dengan begitu mudah dan leluasanya syetan mengisi dan mengendalikan pikiran kita.

Pandai-pandailah bersyukur atas apa yang kita terima selama ini. ALLAH berfirman; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu menginkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim : 7)

Setiap penyakit pasti ada obatnya, setiap maslah pasti ada jalan keluarnya. Bukankah ALLAH menciptakan segala sesuatu itu dengan seimbang dan berpasangan. ALLAH menciptakan racun pasti menciptakan pula penawarnya, karena ALLAH adalah Maha Pencipta, baca QS. Yasin : 82.

Perlu kita ketahui, ALLAH menyruh kita bersyukur karena sesungguhnya ALLAH itu Maha Mensyukuri. Bentuk rasa syukur ALLAH adalah dengan memberi pahala terhadap amal-amal hamba-hamba-Nya, memaafkan kesalahan-kesalahan hamba-hamba-Nya dan menambah nikmat-Nya. Baca dan renungkanlah QS. An-Nisa : 147.

Marilah kita menjadi manusia yang selalu ingat akan kebaikan-kebaikan yang sudah kita terima dan berusaha mensyukurinya. Semoga ALLAH menjadikan setiap tarikan nafas dan gerakan tubuh kita sebagai tanda rasa syukur kita kepada-Nya yang Maha Bersyukur. Wallahu a’lam.

Menes, 28 Maret 2011

No comments:

Post a Comment

LightBlog